Mengembangkan Bisnis Start-up di Bidang Pengelolaan SDM

Redaksi Intipesan August 18, 2016 0
Mengembangkan Bisnis Start-up di Bidang Pengelolaan SDM

Mengelola karyawan dalam sebuah perusahaan selain rumit, juga banyak membutuhkan biaya yang besar. Hal tersebut berlaku bagi semua jenis usaha baik besar ataupun kecil.  Hal ini kemudian dilihat sebagai sebuah peluang usaha oleh seorang anak muda yang bernama Kevin Joshua, dengan mengembangkan sebuah start-up di bidang pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berbasis pada sistem computing-cloud. Sistem tersebut diberi nama Talenta.

Hanya dengan pembayar biaya berlangganan beberapa ribu rupiah per karyawan, sebuah perusahaan sudah bisa mengakses berbagai layanan di bidang penngelolaan karyawan. Mulai dari sistem penggajian, absensi, cuti, tunjangan, bonus sampai perpajakan.

Kevin Joshua  adalah seorang sarjana sistem informasi lulusan Universitas Bina Nusantara. Dirinya mulai membuat Talenta pada September 2014 dan meluncurkan versi betanya lima bulan kemudian dengan menggunakan Softlayer, sistem komputasi awan dari IBM. Dia mengembangkan sistem tersebut di bawah perusahaan PT Talenta Digital indonesia.

Mantan Manajer Komunitas di KakaoTalk ini mengungkapkan bahwa dirinya meluncurkan Talenta karena percaya ke depan akan banyak perusahaan, yang mengalihkan pengelolaan SDM-nya dari sistem manual ke digital. Ini bisa terlihat dari indikasi banyaknya anak pengusaha Indonesia calon penerus perusahaan, yang kuliah di luar negeri dan telah familiar dengan digitalisasi pengelolaan SDM. Karena itu ia yakin masa depan bisnisnya akan cerah.

Meski menjadi penyedia layanan SDM bermodel Software as a Service (SaaS) satu-satunya di Indonesia, ternyata Talenta tak mudah meraih klien. Kevin masih harus terlibat langsung dalam proses presentasi hingga negosiasi harga dengan perusahaan calon kliennya. Karena banyak perusahaan di Indonesia yang belum akrab, dengan model berlangganan peranti lunak melalui Internet alias SaaS. Hingga kini terdapat lebih dari 30 perusahaan dengan 15.000 karyawan yang menggunakan layanan Talenta.

“Hampir semua perusahaan yang sudah bergabung dengan kami adalah startup bisnis juga, seperti Gojek, GrabTaxi, TopasTV, Qraved, MicroAd, Kudo dan ShopDeca,” ungkap Kevin.

Untuk model bisnisnya, perusahaan yang ingin menggunakan jasa Talenta.co sebagai platform SDM, hanya dikenai biaya Rp 10.000 per karyawan untuk perusahaan dengan karyawan kurang dari 100 orang. Perusahaan dengan jumlah karyawan di atasnya dikenai tarif Rp 5-8 ribu per orang.

“Saya juga berharap ke depan platform ini tidak hanya bisa dinikmati oleh bagian SDM di perusahaan, tetapi juga karyawan dapat menggunakannya,” kata Kevin. (Anto)

 

Sumber/foto : swa.co.id/techninasia.com

Comments are closed.